Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Palembang Edukasi Warga Tanjung Raja tentang QRIS, CBP Rupiah, dan Perlindungan Konsumen

Tanjung Raja, Ogan Ilir – Dalam rangka memberikan kontribusi nyata bagi pemberdayaan masyarakat, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Raden Fatah Palembang Kelompok 61 menggelar kegiatan sosialisasi literasi keuangan di Kantor Lurah Tanjung Raja pada Jumat (11/7/2025). Acara ini dihadiri oleh sebanyak 54 peserta yang mayoritas merupakan ibu-ibu PKK serta warga sekitar yang antusias untuk menambah pengetahuan terkait pengelolaan keuangan dan teknologi pembayaran digital.


Kegiatan sosialisasi ini mengangkat topik penting yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di era modern, yaitu Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah, pemanfaatan QRIS sebagai metode pembayaran digital, dan Perlindungan Konsumen. Tiga topik ini dianggap sangat relevan mengingat perkembangan teknologi transaksi yang kian pesat, sekaligus perlunya pemahaman masyarakat agar dapat bertransaksi secara aman dan cerdas.

Mendorong Literasi Keuangan Digital di Masyarakat

Satria Anugrah Rifai, Wakil Ketua Kelompok 61 KKN UIN Raden Fatah Palembang sekaligus pengisi materi utama dalam kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa yang bekerja sama dengan Bank Indonesia. Menurutnya, masyarakat khususnya ibu rumah tangga memegang peranan penting dalam pengelolaan keuangan keluarga, sehingga mereka perlu memahami perkembangan teknologi transaksi agar tidak tertinggal.
“Kami ingin masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, semakin melek teknologi pembayaran digital. Selain itu, mereka juga harus paham cara mengelola keuangan rumah tangga dengan bijak serta mampu melindungi diri dari potensi penipuan atau kerugian saat bertransaksi. Ini adalah bekal penting di era digital,” ujarnya.

Mengenal dan Mempraktikkan QRIS

Bagian lain dari materi yang mendapat perhatian besar adalah pengenalan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). QRIS adalah sistem pembayaran digital berbasis QR Code yang memudahkan transaksi secara cepat, aman, dan efisien. Dengan hanya memindai kode QR menggunakan aplikasi pembayaran di ponsel, masyarakat dapat melakukan pembayaran tanpa perlu membawa uang tunai.
Satria menegaskan bahwa penggunaan QRIS tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga membantu pelaku usaha baik besar maupun kecil untuk memperluas jangkauan pelanggan.
“Dengan QRIS, kita tidak perlu repot mencari uang kembalian atau khawatir uang hilang. Semua bisa dilakukan secara praktis hanya dari ponsel,” jelas Satria.

Pentingnya Perlindungan Konsumen

Materi terakhir membahas Perlindungan Konsumen, yang dianggap penting di tengah maraknya transaksi online maupun offline. Peserta diberi pemahaman tentang hak-hak konsumen, seperti hak mendapatkan informasi yang benar, hak mendapatkan barang dan jasa sesuai dengan kesepakatan, serta hak mendapatkan perlindungan dari produk yang merugikan.
Selain itu, peserta juga diingatkan tentang kewajiban konsumen, seperti membayar sesuai harga yang disepakati, memanfaatkan produk sesuai petunjuk, serta menjaga etika saat bertransaksi. Dengan pemahaman ini, diharapkan masyarakat lebih berdaya dan berani menolak jika mendapatkan pelayanan atau produk yang tidak sesuai standar.

Apresiasi dari Pihak Kelurahan

Lurah Tanjung Raja, Ibu Nova Marlina SKM., M.Si., memberikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Palembang atas inisiatif ini.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat, apalagi di era digital saat ini. Semoga ibu-ibu PKK dan warga bisa mempraktikkan ilmu yang didapat, sehingga transaksi keuangan menjadi lebih aman dan efisien,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk kalangan muda dan pelaku UMKM di Tanjung Raja.

Meningkatkan Kesadaran dan Kesiapan Masyarakat

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan warga Tanjung Raja semakin siap menghadapi perkembangan teknologi transaksi digital. Pengetahuan yang diperoleh dapat membantu mereka mengelola keuangan rumah tangga secara cerdas, aman, dan bijak.
Program ini juga menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa KKN tidak hanya hadir untuk melaksanakan pengabdian secara formalitas, tetapi benar-benar membawa perubahan positif bagi masyarakat yang menjadi lokasi pengabdiannya.

Penulis: Safa Rora Amelia