
PALEMBANG, 20 Juni 2026 — Anggota MPR/DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Drs. H. Mohd. Iqbal Romzi (A-443), melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI (Sosdapil) Tahun 2026 Tahap V di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (20/6).
Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan tugas konstitusional anggota MPR RI untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai nilai-nilai fundamental yang menjadi landasan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dalam kegiatan tersebut, Iqbal Romzi menyampaikan materi mengenai Empat Pilar MPR RI, yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta Ketetapan MPR, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Penyampaian materi tidak hanya dilakukan dalam bentuk pemaparan, tetapi juga dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab bersama peserta. Forum tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan pertanyaan, pandangan, serta berbagai persoalan yang berkaitan dengan penerapan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Iqbal menekankan bahwa pemahaman terhadap Empat Pilar MPR RI perlu terus diperkuat di tengah berbagai perubahan dan tantangan yang dihadapi masyarakat. Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar konsep kenegaraan, tetapi menjadi pedoman penting dalam menjaga persatuan, kehidupan demokratis, serta kerukunan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.
“Pemahaman terhadap Empat Pilar harus terus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut harus menjadi pedoman dalam membangun masyarakat yang rukun, menjaga persatuan, serta menyelesaikan berbagai persoalan kebangsaan dengan semangat gotong royong,” ujar Iqbal Romzi.
Ia juga mengajak peserta untuk tidak memandang perbedaan sebagai sumber perpecahan. Keberagaman suku, agama, budaya, maupun latar belakang sosial merupakan bagian dari kekayaan Indonesia yang harus dirawat dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.
Menurutnya, penguatan wawasan kebangsaan menjadi semakin penting agar masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki pemahaman yang kuat mengenai identitas dan nilai-nilai dasar bangsa. Dengan demikian, masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga keutuhan NKRI sekaligus menghadapi perkembangan zaman secara bijak.
Kegiatan Sosdapil Tahap V ini diawali dengan registrasi peserta dan pembukaan yang diisi dengan rangkaian acara kebangsaan dan keagamaan. Setelah penyampaian materi Empat Pilar, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi serta tanya jawab sebelum ditutup pada siang hari.
Melalui kegiatan tersebut, Iqbal berharap sosialisasi Empat Pilar MPR RI tidak berhenti pada pemahaman secara teoritis, tetapi dapat diwujudkan dalam sikap dan perilaku masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.












