
Cinta Manis, 14 Oktober 2026 – Drs. H. Mohd. Iqbal Romzi melakukan pemantauan pekerjaan bantuan revitalisasi ruang belajar baru di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Hikmah, Cinta Manis, pada Rabu (14/10/2026). Kunjungan tersebut didampingi oleh Mudir Ponpes Nurul Hikmah, Ust. Idrus.
Bantuan revitalisasi ruang belajar ini merupakan bagian dari aspirasi yang diperjuangkan oleh Mohd. Iqbal Romzi untuk mendukung peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, khususnya di lingkungan sekolah dan pesantren. Melalui dukungan tersebut, diharapkan lembaga pendidikan dapat memiliki fasilitas belajar yang lebih layak, nyaman, dan memadai bagi peserta didik maupun santri.
Dalam kunjungan tersebut, Iqbal Romzi melihat secara langsung perkembangan pekerjaan revitalisasi di lapangan. Pemantauan ini menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan bantuan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi kebutuhan pendidikan di Ponpes Nurul Hikmah.
Penguatan fasilitas pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam menunjang kualitas pembelajaran. Ketersediaan ruang belajar yang memadai diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan santri dalam menuntut ilmu sekaligus mendukung aktivitas pendidikan dan pembinaan di pesantren.
Bantuan revitalisasi ini juga menjadi bagian dari perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur pendidikan di berbagai lembaga. Aspirasi serupa diharapkan dapat mendukung sekolah dan pesantren lainnya sesuai kebutuhan serta ketersediaan program bantuan yang dapat diakses.
Melalui pemantauan secara langsung, Iqbal Romzi berharap pekerjaan revitalisasi ruang belajar di Ponpes Nurul Hikmah Cinta Manis dapat diselesaikan dengan baik dan segera dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Dukungan terhadap sarana pendidikan tersebut diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam memperkuat peran pesantren sebagai lembaga pendidikan, pembinaan karakter, dan pengembangan generasi muda.
Tentang Drs. H. Mohd. Iqbal Romzi
Drs. H. Mohd. Iqbal Romzi merupakan Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari daerah pemilihan Sumatera Selatan I. Melalui fungsi representasi dan penyaluran aspirasi masyarakat, ia mendorong perhatian terhadap kebutuhan fasilitas pendidikan, termasuk bagi sekolah dan pesantren.










