Abstract
This community service activity aims to improve the knowledge and competence of KKN students in implementing effective learning communication strategies in the classroom at SD Negeri 14 Indralaya. This activity was carried out through participatory observation, focus group discussions with teachers, and direct implementation in the classroom.
Participation in this activity involved KKN students and teachers of SD Negeri 14 Indralaya. The methods used included observation, interviews, material delivery, case studies, discussions, and teaching practices. The results of the activity showed that KKN students were able to:
(1) understand and describe effective communication processes in the context of classroom learning; (2) identify various communication barriers that may arise in the learning process; (3) develop and implement effective communication strategies in accordance with classroom learning objectives. Thus, this activity contributed positively to improving the quality of learning interactions at SD Negeri 14 Indralaya.
Keywords: KKN student competencies, effective learning, learning communication
Abstrak:
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi mahasiswa KKN dalam menerapkan strategi komunikasi pembelajaran yang efektif di kelas pada SD Negeri 14 Indralaya. Kegiatan ini dilaksanakan melalui observasi partisipatif, diskusi kelompok terfokus dengan guru, dan implementasi langsung di kelas. Partisipasi dalam kegiatan ini melibatkan mahasiswa KKN dan guru-guru SD Negeri 14 Indralaya. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, penyampaian materi, studi kasus, diskusi, dan praktik mengajar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa KKN mampu:
(1) memahami dan mendeskripsikan proses komunikasi yang efektif dalam konteks pembelajaran di kelas; (2) mengidentifikasi berbagai hambatan komunikasi yang mungkin muncul dalam proses pembelajaran; (3) menyusun dan menerapkan strategi komunikasi yang efektif sesuai dengan tujuan pembelajaran di kelas.
Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi positif dalam meningkatkan kualitas interaksi pembelajaran di SD Negeri 14 Indralaya.Kata Kunci: kompetensi mahasiswa KKN, pembelajaran efektif, komunikasi pembelajaran
PENDAHULUAN
Pendidikan merupakan fondasi penting dalam pengembangan sumber daya manusia. Proses pembelajaran yang efektif tidak hanya bergantung pada materi yang disampaikan, tetapi juga pada bagaimana komunikasi terjalin antara pengajar dan peserta didik (Iriantara & Syaripudin, 2013). Komunikasi yang efektif dalam pendidikan melibatkan interaksi sosial yang memungkinkan transfer pengetahuan, nilai-nilai, dan keterampilan (Bergin, 2015).
Mahasiswa KKN memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah, terutama di daerah yang membutuhkan dukungan tambahan. Melalui program KKN, mahasiswa dapat menerapkan berbagai strategi komunikasi pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan motivasi serta hasil belajar siswa (Efendy et al., 2021).
SD Negeri 14 Indralaya, sebagai salah satu lembaga pendidikan dasar, memiliki potensi untuk mengembangkan strategi komunikasi pembelajaran yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis penerapan strategi komunikasi pembelajaran oleh mahasiswa KKN di SD Negeri 14 Indralaya serta dampaknya terhadap proses pembelajaran.
Komunikasi efektif dalam proses pembelajaran menurut Jalaluddin Rakhmat (2007) ditandai dengan: pemahaman peserta didik, pengaruh terhadap sikap peserta didik, hubungan interpersonal yang baik dengan peserta didik, serta terbentuknya tindakan positif peserta didik. Artinya, komunikasi yang efektif bertujuan menciptakan keadaan saling pengertian antara guru dan siswa tentang proses komunikasi dan materi pembelajaran, sehingga dapat mewujudkan kegiatan belajar mengajar yang membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran.
Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi efektivitas strategi komunikasi pembelajaran yang diterapkan oleh mahasiswa KKN di SD Negeri 14 Indralaya serta pengaruhnya terhadap motivasi dan hasil belajar siswa.Rumusan Masalah:
1. Bagaimana strategi komunikasi pembelajaran diterapkan oleh mahasiswa KKN di SD Negeri 14 Indralaya?
2. Seberapa efektif komunikasi tersebut dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa?
METODE PELAKSANAAN:
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Pendekatan ini dipilih karena penelitian bertujuan memahami secara mendalam bagaimana strategi komunikasi pembelajaran diterapkan oleh mahasiswa KKN di SD Negeri 14 Indralaya serta dampaknya terhadap motivasi dan hasil belajar siswa (Yin, 2018).
Lokasi dan Waktu PenelitianPenelitian dilaksanakan di SD Negeri 14 Indralaya pada periode KKN mahasiswa, yaitu 14–21 Juli 2025.
Subjek Penelitian
1. Mahasiswa KKN – yang terlibat langsung dalam kegiatan pembelajaran.
2. Guru-guru SD Negeri 14 Indralaya – yang menjadi mitra mahasiswa KKN.
3. Siswa – kelas yang mengikuti pembelajaran yang difasilitasi mahasiswa KKN.
Prosedur Pengumpulan Data observasi Partisipatif: mencatat interaksi mahasiswa KKN, guru, dan siswa (Spradley, 2016).
Wawancara Mendalam: dilakukan dengan mahasiswa, guru, dan siswa secara semi-terstruktur (Patton, 2002).
Dokumentasi: meliputi catatan lapangan, foto, video kegiatan, serta RPP mahasiswa KKN.Teknik Analisis Data Reduksi Data: fokus pada informasi relevan.
Penyajian Data: berupa narasi deskriptif, kutipan wawancara, tabel/gambar.Verifikasi Data: melalui triangulasi sumber dan metode (Creswell & Plano Clark, 2017).
Simpulan penelitian ini mengungkap bahwa mahasiswa KKN di SD Negeri 14 Indralaya mampu menerapkan strategi komunikasi pembelajaran yang kreatif dan efektif. Hasilnya, siswa menjadi lebih semangat dan aktif belajar.Poin penting yang ditemukan:
1. Mahasiswa KKN menggunakan komunikasi yang menarik, seperti gambar visual dan diskusi kelompok interaktif.
2. Dampaknya, siswa lebih termotivasi, berani bertanya, dan mengalami peningkatan prestasi belajar.
3. Guru dapat mencontoh strategi komunikasi mahasiswa KKN agar suasana kelas lebih hidup. Namun, penelitian ini terbatas pada satu sekolah dengan jumlah siswa yang terbatas sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasikan secara luas.
Saran:
1. Mahasiswa KKN perlu terus melatih keterampilan komunikasi agar semakin efektif dalam mengajar.
2. Guru diharapkan mencoba pendekatan komunikasi baru agar suasana belajar lebih menarik.
3. Sekolah perlu memberikan dukungan fasilitas untuk menunjang pembelajaran yang interaktif.
DAFTAR RUJUKAN
Bergin, C. C., & Bergin, D. A. (2015). Child and Adolescent Development In Your Classroom (2nd ed.).
Cengage Learning.Boynton, M., & Boynton, C. (2005). Educator’s Guide to Preventing and Sol




