
Palembang, 23 April 2025 — Dalam upaya menanamkan semangat kebangsaan dan nilai-nilai luhur konstitusi sejak usia dini, Anggota MPR RI Mohd. Iqbal Romzi mengadakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama para guru dan siswa SMP Islam Terpadu (IT) di Kota Palembang. Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah ini menghadirkan suasana berbeda dan penuh makna.
Pemilihan lokasi kegiatan di ruang terbuka bukan tanpa alasan. Selain memberi kesempatan kepada para peserta untuk menikmati sinar matahari pagi yang menyehatkan, pelaksanaan di halaman sekolah juga dimaksudkan sebagai bentuk refleksi atas perjuangan para pahlawan bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan Indonesia. Suasana yang sederhana namun khidmat ini memperkuat nilai-nilai nasionalisme yang menjadi inti dari sosialisasi tersebut.
Ketua panitia, Bapak Yoleu, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kepedulian Mohd. Iqbal Romzi terhadap pendidikan karakter bagi generasi muda. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Ustadz Iqbal Romzi yang telah berkenan hadir dan memberikan bantuan untuk sekolah ini. Mudah-mudahan ini menjadi amal baik dan membawa keberkahan,” ujarnya dengan penuh haru.
Dalam penyampaian materinya, Mohd. Iqbal Romzi tampil hangat dan komunikatif. Ia mengawali dengan sebuah pantun yang langsung mengundang perhatian para siswa:
“Apa cantiknya burung dara
Kalau tak dihiasi bunga pala
Apa menariknya kita bernegara
Kalau tak memahami Pancasila”
Pantun tersebut tidak hanya menjadi pemantik suasana, tetapi juga sebagai pengantar yang kuat dalam menegaskan pentingnya memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara. Iqbal mengajak para siswa untuk tidak hanya sekadar menghafal konsep, tetapi lebih jauh dari itu, menjadikan nilai-nilai kebangsaan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, lingkungan keluarga, maupun masyarakat.
Dalam sesi pemaparannya, Iqbal menekankan bahwa generasi muda adalah penentu masa depan bangsa. Oleh karena itu, mereka harus dibekali dengan pemahaman yang utuh tentang sejarah, konstitusi, serta semangat persatuan dan toleransi. Ia juga mendorong agar para guru terus membimbing siswa tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai luhur bangsa.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan penuh antusiasme. Para siswa terlihat aktif menyimak dan merespons materi yang disampaikan. Di akhir acara, diadakan sesi tanya jawab yang diisi dengan pertanyaan-pertanyaan kritis dan cerdas dari para siswa, menunjukkan betapa besar minat mereka terhadap isu-isu kebangsaan.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan simbolis bantuan untuk sekolah oleh Mohd. Iqbal Romzi. Pihak sekolah berharap kegiatan seperti ini dapat terus digelar secara berkala sebagai bentuk penguatan pendidikan karakter dan pemahaman kebangsaan di kalangan pelajar.




